Pengertian Barista

Pengertian Barista – Bagi anak millenial, nongkrong tidaklah seru kalau tidak di coffee shop. Aroma kopi yang semerbak dengan suasanya cozy dan alunan lagu slow khas cafe menjadi daya tarik tersendiri.

Hal ini menyebabkan maraknya warung kopi modern yang muncul di berbagai kota. Mulai dari coffee shop sederhana sampai coffee shop sultan yang menghabiskan uang saku hingga jutaan rupiah hanya dalam sekali nongkrong.

Segala macam coffee shop hadir dengan caranya masing – masing. Ada yang menyajikan tempat yang sangat artistik, ada juga yang menyajikan kenikmatan kopi yang tiada tanding.

Meskipun berbeda – beda dari segi penyajian tempat dan minuman, keduanya memiliki kesamaan yaitu terdapat barista yang ahli dalam menyajikan kopi.

Kopi yang berasal dari biji kopi diolah menjadi minuman dengan kenikmatan yang khas untuk tiap coffee shop. Sebagian besar kenikmatan kopi dipengaruhi oleh kemampuan sang barista dalam mengolah kopi tersebut.

Saking pentingnya, bahkan sekarang banyak bermunculan sekolah barista. Mari kita bahas lebih lanjut mengenai barista pada ulasan di bawah ini.

Barista, Sang Seniman Kopi

Barista, Sang Seniman Kopi

Awalnya, barista berasal dari bahasa Italia yang memiliki arti “bartender” atau seorang yang menyajikan minuman, biasanya di bar atau di cafe. Seiring naiknya popularitas kopi ke benua Amerika dan Eropa, kata “barista” ikut berubah.

Kini, nama barista lebih dikenal sebagai seorang yang menyajikan kopi dengan keahlian khusus. Ada sebutan sendiri untuk laki – laki dan perempuan, yaitu baristi untuk laki – laki dan bariste untuk perempuan.

Penyajian kopi dengan cara khusus mungkin terdengar aneh di telinga masyarakat awam. Menyeduh kopi bubuk dengan air panas dan gula, apa sulitnya? Ternyata kopi pada coffee shop tidak disajikan semudah itu.

Butuh keahlian dan pemahaman khusus dalam menyajikan kopi yang nikmat. Bahkan, biji kopi yang diolah dengan cara berbeda akan menghasilkan cita rasa yang jauh berbeda. Unik bukan?

Contohnya latte dan cappucino. Meskipun sama – sama berasal dari satu tanaman yang sama, namun karena perbedaan metode penyajian dan racikan, rasa kedua minuman tersebut sangat berbeda. Meskipun sama – sama minuman kopi, keduanya memiliki cita rasa yang berbeda. Dan kedua minuman nikmat ini hanya bisa dibuat oleh barista profesional.

Baca juga: Roaming Data

Pekerjaan Barista, Penuh Keahlian Dan Ketelitian

Pekerjaan Barista, Penuh Keahlian Dan Ketelitian

Barista bekerja pada coffee shop dan kedai kopi, dan tempat – tempat tersebut memang tempat bagi seorang barista. Biasanya barista mengoperasikan peralatan pengolah kopi dengan berbagai jenis dan fungsinya. Tentu saja, seorang barista profesional bisa mengoperasikan berbagai jenis peralatan untuk mengolah kopi karena hal tersebut memang mereka pelajari dengan serius.

Kita ambil contoh espresso. Espresso merupakan minuman sari kopi yang murni, dibuat dengan menggunakan tekanan tinggi dan suhu tertentu, tidak bisa sembarangan. Seorang barista yang profesional tahu tekanan dan suhu yang pas untuk mengeluarkan sari kopi dengan sempurna.

Berbagai alat pun digunakan, alat manual yang menggunakan tangan dan tenaga sang barista serta mesin espresso otomatis. Keduanya merupakan alat yang hanya bisa digunakan oleh ahlinya saja.

Tidak hanya kopi murni saja, barista juga memiliki keahlian dalam membuat minuman dengan campuran susu. Mungkin selama ini kita hanya tahu bahwa campuran kopi dan susu hanyalah “kopi susu” saja.

Namun, sebenarnya terdapat banyak sekali jenis campuran kopi dan susu. Cappucino, Latte, dan berbagai macam jenis campuran kopi dan susu lainnya juga memerlukan keahlian khusus dari sang barista handal.

Selama ini kita mungkin hanya mencampurkan kopi dan susu secara langsung untuk menghasilkan kopi susu. Namun, barista handal tidak hanya mencampurkan langsung kedua bahan tersebut.

Selain mengolah kopi, susu juga harus diproses terlebih dahulu. Biasanya, susu diproses dengan metode forth, steam, foam, dan lain – lain. Setelah itu barulah susu dicampurkan ke dalam kopi. Bahkan, ada metode unik lain yang bernama latte art, yaitu membentuk sebuah gambar dari foam susu di atas kopi yang sudah disiapkan.

Selain membuat kopi beserta minuman lainnya, barista profesional juga harus paham betul dengan kopi dan proses penyajiannya. Pengetahuan umum dan khusus tentang kopi juga diperlukan untuk menjadi barista yang handal.

Terkadang, ada pelanggan yang memang jahil dan sengaja untuk mengetes pengetahuan dari seorang barista dengan bertanya hal – hal spesifik tentang kopi. Tentu saja, seorang barista profesional pasti bisa menjawab seluruh pertanyaan seperti itu.

Latihan Menjadi Barista

Latihan Menjadi Barista

Seiring dengan naiknya popularitas kopi di seluruh dunia, tidak heran jika banyak orang yang ingin menjadi barista. Dengan menjadi barista, tidak hanya kemampuan dan keterampilan, namun status sosial orang tersebut juga bisa meningkat pesat.

Mungkin di zaman sebelumnya, pekerjaan yang paling wah adalah PNS dan korporat saja. Namun, belakangan ini nama barista semakin melambung tinggi.

Kalau ada teman kalian yang ingin menjadi barista, atau bahkan mungkin kalian sendiri ingin menjadi barista, ada cara khusus.

Kalian perlu mengikuti kursus yang diselenggarakan oleh para profesional untuk mendapatkan sertifikat tersebut. Apa gunanya kursus dan sertifikat tersebut? Mari kita bahas lebih dalam lagi.

Seperti yang kita ketahui, menjadi barista bukanlah hal yang mudah, bahkan terbilang sulit. Pengetahuan yang mendalam dan kemampuan yang penuh ketelitian sangat diperlukan. Pasalnya, beda 1 ml dalam takaran atau beda suhu beberapa derajat saja bisa mempengaruhi rasa yang dihasilkan.

Baca juga: Kata Kata Bijak

Keahlian Yang Harus Dimiliki Seorang Barista Handal

Di antara banyaknya barista, tentu ada beberapa barista yang terkenal di bidang perkopian. Mereka yang terkenal dalam bidang ini adalah mereka yang memiliki keahlian di atas rata – rata.

Barista profesional biasanya memiliki beberapa kriteria khusus dan keahlian yang terampil. Beberapa hal yang harus dimiliki oleh barista profesional adalah:

  1. Memahami Berbagai Biji Kopi

Biji kopi dengan jenis tertentu akan cocok dengan jenis minuman tertentu pula, begitulah hukum dasar dari sebuah penyajian kopi. Arabika, Robusta, dan Gayo memiliki karakteristik biji kopi yang berbeda.

Itulah sebabnya seorang barista harus mengerti secara mendalam tentang biji kopi dari berbagai jenis. Selain memahami tentang biji kopi, mengerti cara yang tepat untuk menyeduh berbagai biji kopi juga diperlukan. Arabika dan Robusta memiliki rasa dan cara penyajian yang berbeda, begitu pula berbagai jenis kopi lain.

  1. Mampu Mengoperasikan Alat Kopi Dengan Mahir

Seorang barista biasanya punya cara sendiri dalam menyajikan kopi. Ada yang suka menggunakan mesin kopi otomatis karena tekanan dan suhu yang akurat, ada juga yang suka menggunakan alat manual.

Suka menggunakan alat kopi otomatis bukan berarti tidak bisa menggunakan alat manual, begitu pun sebaliknya. Apa pun alat yang digunakan, barista yang baik pasti bisa menghasilkan kopi dengan kenikmatan yang maksimal.

  1. Menyajikan Kopi Dengan Sepenuh Hati

Kopi disajikan dengan cara memasukkan air panas ke dalam gelas berisi bubuk kopi dan gula. Ya, cara ini adalah cara umum yang dilakukan oleh masyarakat awam. Namun, tidak demikian bagi barista profesional.

Barista tentu memahami takaran, tekanan, suhu, dan waktu yang pas dalam menyajikan kopi. Tidak hanya sekedar menuangkan air panas ke dalam gelas, kopi yang digunakan pun terkadang digiling terlebih dahulu dengan grinder manual. Mudah? Tentu saja tidak. Oleh karena itu, barista harus bisa menyajikan kopi dengan sepenuh hati.

  1. Kopi Yang Nikmat

Tentu saja, kopi yang nikmat adalah hasil yang diinginkan oleh orang yang memesan kopi pada sebuah coffee shop atau warung kopi. Barista dengan seluruh pengetahuan, keahlian, dan pengalamannya dituntut untuk bisa mengeluarkan potensi terbaik dari biji kopi yang ada.

Untuk menyajikan kopi yang nikmat, seorang barista perlu belajar berbulan – bulan hingga bertahun – tahun. Kopi yang kalian nikmati di coffee shop populer biasanya adalah kopi yang dihasilkan dari pengalaman bertahun – tahun dari barista pada coffee shop tersebut.

Baca juga: Pengertian Rendering

Barista Seperti Apa Yang Dibutuhkan Dalam Sebuah Coffee Shop?

Barista Seperti Apa Yang Dibutuhkan Dalam Sebuah Coffee Shop

Sebuah coffee shop atau warung kopi terkadang terkenal karena minumannya, bukan karena tempatnya. Dan minuman yang disajikan dari coffee shop tersebut tentu dibuat oleh sang barista. Tentu saja, tidak sembarang barista bisa menduduki sebuah coffee shop, terlebih jika coffee shop tersebut adalah coffee shop ternama.

Biasanya, kriteria barista yang dicari oleh sebuah coffee shop adalah sebagai berikut:

  1. Teliti Dan Pekerja Keras

Saat pertama kali masuk ke sebuah coffee shop, barista akan dites oleh manager coffee shop tersebut. Biasanya, barista disuruh untuk membuat kopi dan menunjukkan keahliannya dalam membuat latte art. Teknik lain yang juga diperlukan adalah teknik menyeduh kopi secara manual dan menggunakan mesin.

  1. Berperilaku Baik Kepada Pelanggan

Karena barista berhadapan langsung dengan pelanggan, maka barista dituntut untuk memiliki kepribadian yang baik. Ramah dan sopan adalah salah satunya. Pelanggan tentu akan merasa nyaman duduk menikmati kopi di sebuah coffee shop yang memiliki barista dengan sifat ramah.

Terlebih jika pelanggan tersebut memberikan kritik, barista yang baik pasti akan mendengarkan dan memperbaiki diri serta sistem coffee shop tersebut jika kritik tersebut memang membangun.

  1. Fleksibel

Biasanya, coffee shop ramai di akhir pekan yang merupakan hari libur kerja bagi pegawai kantoran dan instansi lainnya. Bagaimana dengan barista? Justru barista akan sangat sibuk di akhir pekan atau hari libur lainnya karena pelanggan sedang ramai. Oleh karena itu, barista dituntut untuk fleksibel dalam menjalankan tugasnya dan bersedia untuk bekerja di hari libur maupun akhir pekan.

  1. Kerja Sama Yang Baik

Barista memang bekerja sebagai pembuat kopi yang handal, namun pekerjaannya tidak hanya berhenti di situ saja. Pada sebuah coffee shop terdapat beberapa karyawan lain yang juga bekerja sesuai bidangnya.

Selayaknya sebuah tempat kerja, para pekerja diharapkan untuk bisa saling bekerja sama, baik kepada rekan kerja maupun kepada manager atau pemilik coffee shop tersebut. Bahkan ketika pengunjung sedang ramai, barista bekerja sama dalam mengerjakan pesanan para pelanggan.

Baca juga: Teks Ulasan

Penutup

Demikianlah ulasan mengenai pengertian barista beserta keahliannya. Kalian bisa menjadi barista profesional papan atas dengan mempelajari kopi secara serius dan mengikuti kursus barista. Tentu saja, usaha yang sangat besar dan waktu yang panjang diperlukan untuk menjadi seorang barista handal. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua. Selamat membaca!