Kode OTP

Seiring berjalannya kemajuan teknologi masa kini, membuat dunia digital semakin terdepan. Dalam hal ini berlaku juga dengan perpindahan system yang digunakan oleh sebagian besar masyarakat dalam melakukan transaksi, yang tadinya menggunakan system offline saat ini berubah ke system online.

Selain karena efek kemajuan teknologi, praktis dan mudahnya saat transaksi online menjadi pilihan kebanyakan orang saat ini. Untuk itu, dalam melakukan hal ini diperlukan yang namanya kode OTP.

Lalu, apa yang dimaksud dengan kode OTP? Kode OTP sendiri adalah kode password yang nantinya akan dikirimkan melalui sms. Pada era kemajuan digital saat ini, kode tersebut banyak digunakan oleh berbagai aplikasi. Karena hal tersebut dinilai bisa menjaga pengguna dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kode OTP Adalah Fitur Layanan Keamanan Perbankan

Kode OTP Adalah Fitur Layanan Keamanan Perbankan

Di era digital jaman sekarang, beberapa pihak perbankan mulai menambah layanan dengan adanya m-banking untuk melakukan transaksi keuangan. Hal ini menjadikan beberapa layanan dompet digital menggunakan one time password (OTP), sebagai alat keamanan dalam bentuk kata sandi.

Dalam hal ini, kode tersebut biasanya dikirimkan melalui sms maupun email. Itulah kenapa kode ini menjadi komponen utama dalam melakukan transaksi di bank atau layanan lainnya. Sebagai upaya meminimalisir tindakan kejahatan atau kriminal, kode OTP digunakan sebagai keamanan utama transaksi.

Sesuai dengan namanya, one time password cukup dilakukan hanya satu kali saja. One time password (OTP) sendiri digunakan pertama kali oleh salah satu bank di Indonesia, lalu diikuti oleh beberapa layanan dalam aplikasi. Sehingga, banyak orang juga mulai mengenal system ini untuk melakukan transaksi.

Walaupun one time password memiliki kelebihan dalam perlindungan layanan, OTP juga memiliki sisi negatif. Hal ini dikarenakan beberapa orang memanfaatkan kesempatan, dengan memberikan kode tersebut kepada orang yang tidak dikenal untuk kepentingan tertentu, atau tindak kejahatan.

Cara-cara atau Karakter yang Dimiliki Kode OTP

Untuk lebih mengenal karakter atau ciri-cirinya, simak beberapa penjelasan berikut ini agar kamu lebih mengenal lebih rinci one time password.

1. Kode OTP hanya bisa digunakan satu kali

Kode OTP hanya bisa digunakan satu kali

Kode ini hanya bisa digunakan satu kali, hal ini memang sengaja dibentuk untuk memperkuat keamanan transaksi. Untuk itu, jika sudah menggunakan satu kali, maka kamu perlu untuk meminta kembali, agar transaksi dapat terus berjalan.

2. Memiliki batas waktu untuk digunakan

Memiliki batas waktu untuk digunakan

Untuk mengakses suatu layanan, kode tersebut diperlukan sebagai alat perlindungan pelayanan. Tetapi hal ini hanya bisa dilakukan dalam waktu tertentu dan biasanya hanya tersedia beberapa menit saja.

Jika dalam waktu yang tersedia kamu tidak memanfaatkan waktu tersebut, maka yang harus kamu lakukan adalah meminta kode ulang.

3. Memiliki konteks yang kecil

Memiliki konteks yang kecil

Biasanya, one time password digunakan hanya untuk kepentingan-kepentingan tertentu saja. Itulah mengapa hanya bisa digunakan satu kali, karena dalam hal ini diharapkan dapat meminimalisir resiko-resiko buruk yang didapatkan.

Cara dan Upaya Untuk Melindungi Kode OTP

Cara dan Upaya Untuk Melindungi Kode OTP

Untuk menghindari efek negatif yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu dalam melakukan tindak kejahatan, berikut ini ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan sebagai upaya perlindungan transaksi, agar akun kamu tetap aman. Antara lain:

1. Mengutamakan ketelitian dan juga kewaspadaan

Jika suatu saat kamu mendapat informasi atau dihubungi oleh pihak perbankan, maka kamu perlu mewaspadai hal berikut. Karena, hanya bisa menghubungi seseorang dengan nomor dan alamat yang jelas.

2. Menjaga keamanan kode OTP

Untuk menjaga data dan akses keamanan layanan yang kamu gunakan, jangan berikan kode tersebut pada siapapun selain dirimu sendiri. Jika hal ini terjadi, maka kamu sudah memberikan akses kepada orang lain untuk memberikan luang dalam melakukan tindak kriminal atau kejahatan.

3. Ganti password secara berkala

Dalam meminimalisir tindakan kejahatan yang dimanfaatkan seseorang untuk melakukan hal kriminal, kamu perlu mengganti password secara berkala. Untuk membuat password tersebut, buatlah kombinasi angka dan huruf untuk menjamin keamanan akun.

Hal tersebut juga dapat membantu melindungi akun agar tidak mudah diretas, seperti contohnya tanggal lahir, alamat rumah, dan lain-lain.

4. Jangan memberikan kartu atau akses pada orang lain

Sebagai upaya untuk melindungi akun kamu, jangan berikan akses atau kartu kepada orang lain. Di sini contohnya seperti jika kamu melakukan pembayaran di resto, kasir, atau tempat lain. Supaya, menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan tidak terjadi kebocoran data.

5. Jangan mudah percaya dengan dengan hadiah besar

Di era digital jaman sekarang, pasti banyak orang yang mengalami yang namanya mendapatkan sms atau bahkan email dengan alasan menang sebuah hadiah atau undian. Hal ini wajib kamu waspadai untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

6. Update aplikasi

Lakukan update aplikasi secara berkala dan jangan lupa untuk verifikasi dua langkah agar terhindar dari tindak kriminal.

Baca juga: Aplikasi Kasir

Jenis-jenis yang Ada Pada Kode OTP

Kode ini terbagi menjadi beberapa jenis. Berdasarkan keamanannya, membuat kode one time password tersebut memiliki fungsi sebagai alat keamanan, atau perlindungan yang terbagi menjadi tiga jenis yaitu:

1. Hard token

Hard token

Hard token menjadi jenis yang paling aman dikarenakan sistemnya dapat langsung ke fisik token kalkulator tanpa harus terhubung melalui perangkat lain. OTP jenis ini juga tidak memakai pihak ketika. Sehingga hal tersebut dapat dipastikan keamanannya.

2. Soft token

Soft token

Jenis ini merupakan OTP yang cukup aman, karena autentikasinya bisa mengolah kode melalui set kunci. Tetapi, jenis soft token ini juga memiliki kekurangan di mana system itu juga terinstall di aplikasi yang lain, yang membuat hal ini bisa diakses oleh orang lain.

3. On Demand Token

On Demand Token

Terdiri dari beberapa jenis, on deman token menjadi salah satu jenis yang bisa dibilang tidak aman. Tapi, kebanyakan orang justru lebih memilih untuk menggunakan jenis ini karena kemudahannya.

System ini biasanya menggunakan pihak ketiga, karena mereka tidak memiliki kemampuan untuk mengolah kode tersebut sendiri. Karena sistemnya yang kurang aman, membuat jenis ini menjadi kurang aman, karena akan menjadikan peluang baru untuk melakukan tindakan kriminal.

Proses Kode OTP bekerja

Proses Kode OTP bekerja

One time password menjadi terlihat sederhana karena cara kerjanya. Proses ini berlangsung secara otomatis dalam hitungan detik atau menit. Beberapa cara kerja OTP tersebut antara lain: sms OTP, email OTP, dan call OTP.

Ketika sudah mencapai batas waktu pengiriman kode, kamu tidak perlu kawatir. Karena kamu dapat melakukan permintaan kode ulang agar kode muncul kembali.

Kode one time password ini menjadi hal yang penting, bagi keamanan berbagai aplikasi. Dengan adanya kode tersebut, tingkat keamanan sebuah layanan atau aplikasi akan menjadi lebih terjamin.

Baca juga: Pengertian Tangga Nada Pentatonis

Walaupun, dalam hal ini masih banyak efek-efek negatif yang memang sengaja dimanfaatkan berbagai oknum untuk melakukan tindak kriminal atau tindak kejahatan.

Tetapi, salah satu keuntungannya dengan batas waktu limit yang disediakan, menjadi hal yang dapat dijadikan sebagai upaya untuk mencegah seseorang dalam menggunakan kode kamu.