Management Trainee

Management Trainee (MT) merupakan salah satu lowongan kerja yang menjadi favorit para jobseekers atau para pencari kerja. Sebelum melamar, lebih baik pelajari terlebih dahulu apa itu  management trainee.

Jadi, apa itu management trainee? Management Trainee merupakan proses pelatihan untuk calon karyawan baru untuk mendapatkan karyawan yang berkualitas. Nantinya karyawan ini akan dipromosikan ke level manajemen pada perusahaan tersebut.

Disini para calon karyawan baru akan diberikan pelatihan dan arahan mengenai profil company perusahaan serta berbagai unit bisnis yang terdapat pada perusahaan.

Para fresh graduate biasanya akan berada pada posisi MT dalam beberapa waktu. Waktu MT pun bervariasi bergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan. Waktu MT mulai dari sebulan penuh hingga satu tahun penuh.

Para calon karyawan akan melakukan on job training dengan diberikan tugas pada tiap divisi. Tugas yang didapat seperti pelatihan, manajerial, pengendalian usaha, prosedur operasional perusahaan, dan lain-lain. Hal ini bertujuan agar calon karyawan dapat menemukan potensi pekerjaan yang sesuai.

Sistem Pembagian Management Trainee

  1. Selama dua bulan para calon karyawan akan melaksanakan kerja Pra-On atau dapat disebut dengan Training In Class.
  2. Selama dua bulan diperkenalkan On Job Training (OJT). OJT terbagi menjadi dua periode, yakni Periode 1 dan Periode 2 dengan kurun waktu masing-masing adalah tiga bulan.
  3. Para calon karyawan akan ditempatkan pada posisi review selama dua bulan sebelum penempatan kerja selama setahun. Program ini memang memakan waktu yang lama, namun tetap diminati oleh para pencari kerja demi mendapatkan penghasilan yang sesuai. Pelatihan tidak hanya materi, tetapi juga praktek yang disebut dengan On Job Training.

Mengapa Lowongan Management Trainee Banyak Diminati?

Ada beberapa alasan mengenai digantinya sistem managament trainee dalam melakukan lowongan kerja. Inilah diantaranya sebagai berikut:

  1. Status karyawan

Jika mengikuti program ini, status yang didapat akan berbeda dengan para karyawan magang. Meskipun sama-sama bekerja pada perusahaan tersebut, benefit yang diterima oleh para peserta MT bisa setara dengan benefit karyawan tetap pada perusahan tersebut.

  1. Jalur karier yang lebih pasti

MT bertujuan untuk mencari karyawan tetap untuk ditempatkan pada level manajemen. Sehingga, para peserta MT tidak akan stuck hanya sebagai MT. Dengan melakukan usaha bekerja keras, peserta akan memiliki perkembangan karir yang lebih pasti dibanding dengan karyawan yang tidak mengikuti MT.

  1. Dapat ilmu sekaligus penghasilan

Ketika mengikuti MT ini para peserta akan mendapatkan penghasilan serta dapat belajar mengenai banyak hal. Seluruh tugas yang diberikan memiliki tujuan untuk melatih dan mengembangkan para peserta MT agar dapat menjadi karyawan yang unggul.

  1. Bekerja sesuai minat dan bakat

Perusahaan akan menempatkan para peserta MT nantinya pada bagian yang sesuai dengan minat dan bakat peserta. Perusahaan menempatkan para peserta berdasarkan pelatihan-pelatihan yang diberikan selama menjalani masa MT.

  1. Mengembangkan kemampuan bekerja sama

Para peserta MT akan bergabung dengan para peserta MT lainnya. Selain itu peserta juga akan bergabung pada divisi yang berbeda-beda. Pada bagian ini para peserta akan dilatih dan diasah dalam hal kemampuan kerjasama tim. Kemampuan kerjasama nantinya akan meningkat seiring dengan pengalaman yang akan didapat.

  1. Mengajarkan banyak hal berhubungan dengan kepemimpinan

Para peserta MT nantinya akan diberi pengetahuan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan kepemimpinan seperti kemampuan bekerja dalam tekanan, bekerja sama dalam tim, kemampuan dalam berpikir kreatif, dan sebagainya. Salah satu hal yang menyebabkan bagian ini diminati oleh para peserta karena keinginan menjadi seorang pemimpin.

Baca juga: Pengertian Barista

Soft Skill Yang Dibutuhkan Untuk Menjadi Management Trainee

Soft Skill Yang Dibutuhkan Untuk Menjadi Management Trainee

  1. Interpersonal skills atau kemampuan dalam bersosialisasi. Kemampuan ini sangat dibutuhkan untuk menjadi MT. Para peserta nantinya akan dilatih untuk menjadi seorang manajer. Manajer tentunya dituntut untuk dapat berkomunikasi dengan baik terhadap tim.
  2. Kemampuan Diplomasi juga dibutuhkan karena dalam dunia bisnis tentunya akan berhadapan dengan kondisi yang membutuhkan kemampuan diplomasi.
  3. Dibutuhkan Emotional Intelligence seperti empati, sabar, tegar, dan sebagainya.
  4. Fleksibel dan terbuka terhadap ide-ide.
  5. Kemampuan dalam bersikap dan berkata-kata secara penuh percaya diri dan persuasif.
  6. Positif
  7. Resilience serta sikap yang tenang dalam menghadapi berbagai tekanan karena tekanan dalam MT sangat berat.
  8. Mampu dalam menghadapi perubahan serta ketidakpastian. Kemampuan ini merupakan salah satu kemampuan yang biasanya paling dicari oleh perusahaan.
  9. Time management. Mampu dalam mengatur waktu seperti mengatur waktu deadline karyawan lain, mengatur waktu sendiri, dan sebagainya.

Apa Bedanya Management Trainee Dengan Kerja Biasa?

Dari sekian banyak posisi dan lowongan perkerjaan yang menggoda, terdapat satu posisi yang biasanya cukup populer dan menjadi incaran banyak orang. Posisi ini yakni Management Trainee.

Manajemen Trainee biasanya mengincar para fresh graduate untuk dapat bergabung pada perusahaan. Management Trainee merupakan suatu proses pelatihan untuk karyawan baru yang direkrut secara khusus oleh perusahaan.

Para peserta MT yang memiliki kualitas yang baik akan dipromosikan oleh perusahaan ke jenjang karier yang lebih tinggi atau bahkan bisa jadi setara dengan level management perusahaan.

Salah satu  program MT yakni calon karyawan baru akan diberikan berbagai tugas dari berbagai divisi untuk melihat kemampuan dari si peserta MT ini. Management trainee ini biasanya dilakukan mulai dari sebulan hingga setahun, bergantung pada kemampuan dari perusahaan.

Program MT biasanya terlihat menarik oleh para fresh graduate karena perusahaan memberikan pelatihan dan materi yang cukup sebelum masuk ke dunia kerja.

  1. Proses Recruitment
    Untuk dapat mengikuti program Management Trainee, para peserta harus mengikuti proses yang cukup panjang seperti seleksi administrasi, FGD, psikotest, User, Interviewer HR, Direksi, hingga tes kesehatan. Proses recruitment ini akan menghasilkan para MT yang baik dan berkualitas.
  2. Kontrak Kerja
    Para kandidat MT nantinya akan terikat oleh kontrak kerja selama waktu yang ditentukan oleh perusahaan, bergantung pada perusahaan. Kontrak kerja dapat satu atau dua tahun, atau bahkan lebih. Kandidat MT haruslah memiliki komitmen yang tinggi dalam menjalani program MT ini karena para kandidat MT yang tidak kuat dan mengundurkan diri nantinya akan dikenakan sanksi sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani.

Baca juga: Contoh Iklan Kolom

Manfaat Management Trainee

  • Dapat memberikan penilaian, evaluasi, serta memilih calon manager yang akan ditempatkan berdasarkan kulitas serta kemampuannya.
  • Mengantar perusahaan menjadi level executive dengan menjamin bahwa SDM yang terdapat pada perusahaan merupakan SDM dengan bobot yang unggul, terampil, serta handal.
  • Dapat mengantarkan dalam hal peningkatan skill pada berbagai bidang management.
  • Memberikan pelatihan dan pengelolaan untuk menciptakan SDM yang mumpuni untuk perusahaan.
  • Dapat mengembangkan karier serta wawasan sebagai calon manajerial.
  • Dapat memberikan pelatihan yang berkaitan dengan standar operasional perusahaan sehingga tidak akan ada karyawan perusahaan yang melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
  • Mampu dalam meningkatkan produktivitas perusahaan.
  • Memperoleh gaji serta jenjang karier yang baik

Tugas Management Trainee

Program management trainee merupakan  program khusus untuk calon karyawan baru yang baru lulus (fresh graduate) atau yang belum memiliki pengalaman bekerja. Terkadang yang sudah pernah bekerja juga ada yang mengikuti pelatihan ini.

Dengan adanya program management trainee, peserta tidak hanya mengikuti kebijakan yang ada, tetapi juga melaksanakan tugas yang diberikan. Selain pelatihan, peserta juga akan mendapat pekerjaan sehari-hari sebagai seorang MT. Peserta akan melewati proses learning by doing.

Biasanya sebagian besar perusahaan tidak memberikan spesifikasi kerja untuk karyawan MT.  Para MT akan melaksanakan tugas dari berbagai divisi yang ada. Dengan begitu, perusahaan akan dapat lebih mudah dalam menilai bagian mana yang cocok untuk si peserta MT tersebut.

Namun ada pula perusahaan yang tetap menyusun spesifikasi kerja untuk para MT. Biasanya para MT itu akan ditempatkan pada bagian-bagiannya seperti sales, marketing, supply chain, dan sebagainya.

Meskipun begitu, tugas MT biasanya tergolong ringan dan hanya pekerjaan-pekerjaan kecil. Jika para MT sudah terbiasa dan mengenal job tersebut, job yang diberikan akan setara dengan pekerja lain.

Kisaran Gaji Managament Trainee

Kisaran Gaji Managament Trainee

Perihal gaji management trainee, para karyawan baru biasanya mendapat sekitar hingga 4 juta rupiah. Hal inilah yang menyebabkan management trainee menjadi favorit hingga saat ini.

Akan tetapi gaji tersebut masih tetap disesuaikan dengan kemampuan biaya perusahaan serta tingkat produktivitas yang dimiliki. Biasanya setiap daerah memiliki rata-rata gaji MT yang berbeda-beda. Misalnya, MT yang terdapat di Yogyakarta memiliki kisaran gaji sekitar 2 juta rupiah. Sedangkan gaji di Medan dapat mencapai hingga 4 Juta.

Proses Seleksi Management Trainee

Proses Seleksi Management Trainee

Management Trainee juga memiliki proses seleksi. Proses seleksi ini tidaklah mudah karena ada banyak seleksi yang harus diikuti. Proses ini yang akan menentukan apakah nantinya diterima atau tidak. Ada beberapa proses seleksi yang harus dilakukan oleh para MT, yakni sebagai berikut.

  • Administrasi
  • Tes Asesmen dan Bahasa Inggris
  • Psikotes
  • Interview User
  • Interview HRD
  • Focus Group Discussion (FGD)
  • Medical Check-Up
  • Offering

Tips Menjadi Management Trainee Yang Sukses

Tips Menjadi Management Trainee Yang Sukses

Begitulah beberapa proses seleksi yang harus diikuti oleh para calon MT. Karena untuk menjadi seorang MT diperlukan soft skill yang unggul dan handal. Berikut merupakan beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengembangkan soft skill yang dimiliki.

  • Cara berpikir secara diplomatis
    Mengingat persaingan di dalam dunia bisnis memiliki banyak rintangan, maka perlu diselesaikan dengan cara diplomasi.
  • Mengasah kecerdasan emosional
    Calon pemimpin harus mampu dalam berinteraksi dengan orang lain. Dapat dilakukan dengan melihat situasi dan kondisi, sabar, dan empati.
  • Interpersonal skill
    Untuk menjadi seorang manager dibutuhkan komunikasi yang baik. Peserta dapat melatih diri seperti menjadi berani memberikan pendapat, mampu dalam bersosialisasi dengan rekan sesama kerja, serta lingkungan. Nantinya akan terdapat banyak rekan-rekan bisnis.
  • Fleksibel dan terbuka dalam mengungkapkan ide ide
    Selain itu, para peserta juga harus memiliki kepercayaan diri dan mampu dalam memberikan pendapat dengan kalimat yang persuasif. Untuk menjadi seorang manajer, peserta MT harus mampu mengatur deadline-deadline.
  • Tenang dalam menghadapi masalah
    Keep positive thinking. Selalu mampu dalam berpikir positif dan mampu dalam mengahadapi ketidakpastian serta perubahan-perubahan yang ada.

Baca juga: Pengertian Rendering

Penutup

Demikianlah artikel mengenai Management Trainee secara detail seperti pengertian, manfaat, soft skill, tugas, dan sebagainya. Hingga saat ini lowongan Management Trainee masih memiliki banyak peminatnya terutama oleh Fresh Graduate.

Semoga artikel mengenai Management Trainee ini dapat menambah wawasan bagi para pencari kerja. Dengan adanya informasi ini dapat menjadi pertimbangan sebelum melamar menjadi seorang Management Trainee. Semoga bermanfaat!