Teks Ulasan

Sebagai kaum terpelajar tentunya kita perlu membaca berbagai buku, karya tulis ilmiah, dan hal – hal lain yang bersifat ilmu pengetahuan. Setelah itu agar tidak lupa akan isi yang di muat oleh buku, atau karya tulis ilmiah tersebut, kita perlu merangkumnya, dan menyatatnya menjadi sebuah tulisan yang biasanya di kenal oleh masyarakat umum dengan tulisan atau teks ulasan.

Teks ulasan ini di buat untuk mengingatkan kita akan perspektif atau pandangan kita terhadap sebuah karya ilmiah ataupun buku, setelah kita menulis nya menjadi sebuah teks, kita bisa membagikan pandangan kita yang kemudian bisa di jadikan sebagai bahan untuk berdiskusi. Sebagai seorang mahasiswa yang seringkali menghadapi berbagai macam sumber karya tulis ilmiah, kita di haruskan untuk memahami apa itu teks ulasan.

Jika kamu tengah mencari pengetahuan mengenai apa itu teks ulasan, apa fungsi dari teks ulasan, dan bagaimana contoh dari teks ulasan. Kamu tidak perlu lagi merasa khawatir karena di bawah ini kami akan mengulas mengenai teks ulasan yang memuat pengertian teks ulasan, fungsi teks ulasan, struktur teks ulasan, dan contoh dari teks ulasan tersebut. Maka dari itu yuk simak dan juga ikuti ulasan yang ada di bawah ini.

teks ulasan

Pengertian Teks Ulasan

Teks ulasan ini sering juga di sebut – sebut sebagai teks review, karena pada umumnya teks ini berisikan review atau pemahaman ulang terhadap sebauh buku, film, serta karya – karya yang lain nya berdasarkan kaca mata yang di pakai oleh seorang penulis. Teks ulasan ini biasanya di tulis dalam sebuah bentuk artikel, sehingga teks ini juga biasa di sebut dengen sebutan teks artikel ulasan atau teks artikel.

Beberapa orang baisanya menggunakan teks ini untuk memberikan ulasan mengenai sebuah buku, ulasan terhadap buku tersebut biasanya di kenal dengan ulasan buku, timbangan buku ataupun resensi buku. Sebetulnya teks ulasan tidak hanya di buat untuk sebuah buku atau karya tulis saja, akan tetapi teks ulasan juga bisa di gunakan untuk mengulas karya-karya lain seperti karya sastra, ataupun karya-karya seni yang lain nya.

Singkat nya, teks ulasan adalah sebuah teks yang memuat ulasan, penilaian, ataupun review terhadap sebuah karya ( Meliputi karya tulis dan karya – karya yang lain nya ) Jika kita akan mengulas sebuah karya, kita di haruskan untuk menyikapi karya tersebut dengan bersikap kritis. Sikap kritis tersebut sangatlah penting agar ulasan yang kita hasilkan dapat berkontribusi atau berperan terhadap kemajuan sebuah karya tersebut.

Tujuan Teks Ulasan

teks ulasan

Secara umum tujuan dari teks ulasan sempat kita bahas pada ulasan di atas yaitu bertujuan atau berfungsi untuk mengulas sebuah karya dan menyikapinya dengan sikap yang kritis agar nantinya teks ulasan yang kita hasilkan dapat berperan atau berkontribusi di dalam kemajuan dari karya tersebut. Selain dari pada itu ada beberapa tujuan lain dari teks ulasan yang telah kami jabarkan pada paragraf di bawah ini, yuk simak paragraf berikut ini :

  1. Teks ulasan memberikan gambaran sebagai pertimbangan untuk calon pembaca pada saat sebelum memutuskan untuk membeli, memilih, ataupun menikmati sebuah karya. Teks ulasan biasanya terdapat di halaman cover belakang sebuah buku, ataupun cover film.
  2. Teks ulasan memberikan kemudahan bagi para pembaca untuk memahami dengan mudah hubungan dari sebuah karya dengan karya lainnya yang memiliki sifat serupa.
  3. Teks ulasan memberikan pengetahuan kepada pembaca untuk menimbang apakah sebauh karya yang sudah di ulas tersebut pantas atau tidak untuk di nikmati.
  4. Teks ulasan memberikan ruang kepada para pembaca untuk mendiskusikan hal – hal yang terdapat di dalam sebuah karya. Hal ini sangat berguna untuk kemudian terbukanya ruang – ruang diskusi yang di hasilkan dari teks ulasan tersebut.
  5. Teks ulasan memberikan perbandingan sebuah karya, antara karya satu dengan karya yang lain nya yang memiliki sifat serta jenis karya yang sama.
  6. Teks ulasan memberikan suatu informasi yang dapat di katakan komprehensif mengenai sebuah karya.
  7. Teks ulasan juga biasanya di gunakan untuk menginformasikan kepada seorang calon pembaca untuk mengetahui kekurangan serta kelebihan yang terdapat di dalam sebuah karya yang di ulasa ataupun diresensi.
  8. Teks ulasan ini sangat membantu kepada seorang yang malas untuk membaca akan tetapi ingin mengetahaui garis besar pada bacaan tersebut.
  9. Teks ulasan berfungsi untuk memberitahukan kepada publik atau khalayak luas mengenai sebuah kalayakan yang terdapat di dalam sebuah karya.
  10. Memberikan pandangan ataupun penilaian seorang penulis teks ulasan tersebut, terhadap sebuah karya yang di buat oleh orang lain.

Ciri-Ciri Teks Ulasan

teks ulasan

Teks ulasan sendiri memiliki sebuah ciri yang melekat di dalam teks tersebut, ciri ini yang biasanya menjadi pembeda antara teks ulasan dengan teks yang lain nya. Jika kamu penasaran mengenai ciri – ciri apa saja yang terdapat di dalam sebuah teks ulasan, kamu tidak perlu merasa khawatir lagi, karena berikut ini kami akan memberikan ciri – ciri dari teks ulasan. Maka dari itu, yuk simak ulasan di paragraf berikut ini.

  • Teks Ulasan sering juga di kenal dengan sebutan teks review

Karena teks ini merupakan teks yang berisikan review, tidak sedikit orang yang menyebut teks tersebut dengan sebutan teks review.

  • Opininya Berdasarkan Pada Fakta Yang Di Interpretasika

Opini yang terdapat di dalam teks ulasan perlu berjalan sebanding dengan fakta yang terdapat di dalma teks tersebut, sehingga nantinya teks ini bisa di jadikan bahan evaluasi bagi seorang penulis yang di tuliskan karya nya di dalam sebuah teks ulasan.

  • Memuat informasi berdasarkan pada pandangan ataupun statement si penulis mengenai sebuah karya.

Teks ini memuat berbagai informasi mengenai pandangan yang di miliki oleh seorang yang menulis teks ulasan itu sendiri berdasarkan dengan opini yang di milikinya terhadap sebuah karya.

  • Strukturnya terdiri dari rangkuman, evaluasi, orientasi, dan juga tafsiran.

Bagian ini lah yang membedakan teks ulasan dengan teks yang lain nya, dimana kita bisa melihat dengan jelas sebuah perbedaan dari teks ulasan dengan teks lainnya berdasarkan dengan strtuktur yang terdapat di dalam teks tersebut.

Struktur Teks Ulasan

teks ulasan

Serupa dengan teks yang lain nya, teks ulasan memiliki struktur yang dimana terdiri dari orientasi, tafsiran, rangkuman dan juga evaluasi. Berikut ini kami akan memberikan penjelasan mengenai struktur yang terdapat di dalam teks ulasan. Maka dari itu, yuk mari simak dan juga ikuti ulasan yang terdapat di bawah ini mengenai struktur dari teks ulasan :

1. Orientasi

Orientasi adalah bagian pertama yang terdapat di dalam sbeuah teks ulasan. Pada bagian ini biasanya memuat penjelasan mengenai gambaran besar mengenai suatu karya baik drama, film, ataupun buku yang akan di ulas dalam teks ulasan tersebut. Bagian Orientasi ini memberikan penjabaran kepada para pembaca tentang hal – hal apa saja yang akan di ulas di dalam teks ulasan tersebut.

2. Tafsiran

Bagian kedua yang terdapat di dalam teks ulasan ini adalah tafsiran. Pada bagian tafsiran biasanya berisikan penjelasan mendetail terkait suatu karya yang akan di ulas pada teks ulasan tersebut. Misalnya pada bagian ini berisikan mengenai bagian – bagian apa saja yang terdapat di dalam sebuah karya seperti kualitas karya tersebut, keunggulan karya tersebut, ataupun keunikan yang di miliki oleh sebuah karya dan masih banyak lagi.

3. Evaluasi

Bagian selanjutnya yang terdapat di dalam sebuah teks ulasan adalah bagian evaluasi. Bagian evaluasi merupakan sebuah bagian yang biasanya berisikan sebauah pandangan yang dimiliki oleh orang yang membuat teks ulasan tersebut terhadap sebuah karya yang di ulasnya. Bagian evaluasi ini di buat setelah seorang memberikan penjelasan mengenai tafsiran secara menyeluruh terkait hal – hal yang akan di bahas.

Pada bagian ini seorang pengulas akan memberikan atau menjabarkan bagian – bagian yang memiliki nilai atau kelebihan yang terdapat di dalam karya tersebut, selain itu juga seorang pengulas akan memberikan penjabaran mengenai hal – hal yang ia anggap kurang bernilai ataupun kekurangan yang terdapat di dalam karya tersebut. Bagian ini di tulis dengan kritis agar tulisan kita berperan dalam kemajuan karya tersebut.

4. Rangkuman

Bagian terakhir yang terdapat di dalam sebuah teks ulasan yaitu adalah rangkuman. Pada bagian ini biasanya berisikan kesimpulan yang di dapatkan dari hasil pada bagian – bagian sebelumnya terhadap sebuah karya. Bagian ini juga biasanya berisikan komentar yang di berikan oleh seorang penulis teks ulasan kepada seorang yang membuat karya yang di ulas.

Kaidah Kebahasaan Teks Ulasan

teks ulasan

Teks yang baik perlu di susun dengan struktur yang seseuai dengen teks tersebut, serta menggunakan kaidah – kaidah kebahasaan untuk teks tersebut, termasuk juga kaidah ejaan. Berikut ini kami akan memberikan penjelasan mengenai kaidah kebahasaan yang terdapat di dalam teks ulasan. Jika kamu merasa penasaran, yuk mari simak dan juga ikuti paragraf yang terdapat di bawah ini :

1. Istilah

Istilah merupakan sebuah kata atau gabungan dari beberapa kata yang mengungkapkan makna yang terkandung di dalam konsep, keadaan, proses, ataupun sifat yang khas di dalam sebuah bidang tertentu. Sedangkan istilah khusus merupakan sebuah istilah yang biasanya digunakan untuk sebuah bidang tertentu dan juga pemakaian nya biasanya hanya di pahami oleh seseorang yang berkecimpung langsung di dalam bidang itu, contoh nya adalah sebagai berikut:

  • Istilah Umum : Bunga, Ikan, Film
  • Istilah Khusus : Mawar, Gurame, Komedi

2. Antonim Dan Sinonim

  • Antonim

Antonim sendiri merupakan sebuah hubungan semarik diantara dua kata ujaran yang memiliki makna kebalikan, kontras, ataupun pertentangan dari ujaran nya antara satu dengan yang lain. Sederhanya antonim merupakan sebuah kata yang memiliki arti berlawanan dengan kata yang lainyya

Contoh nya : ” Kecil atau besar bukanlah seuatu jaminan dari berharga nya sebuah barang ”

  • Sinonim

Sinonim merupakan sebuah kata yang memiliki sebuah bentuk yang berbeda akan tetapi arti yang terkandung di dalam kata tersebut sama ataupun mirip. Sinonim biasanya di gunakan untuk kata pengganti dengan bentuk yang berbeda akan tetapi makna nya sama.

Contoh nya : ” Dialog orang tersebut hampir serupa dengan obrolan pada film laskar pelangi ”

3. Nomina

Kata benda atau yang biasa di sebut juga dengan nomina merupakan ragam kelas kata yang mengutarakan nama dari sebuah tempat, seseorang, sebuah benda, ataupun segala hal yang di bedakan. Kata benda atau nomina sendiri terbagi menjadi dua bagian. Yaitu yang pertama adalah kata benda konkret, contohnya seperti : bola, buku, dan juga meja, Serta kata benda abstrak contoh nya seperti : angin, dan juga pikiran.

Kata benda sendiri terbedakan menjadi dua yaitu nomina turunan dan juga nomina dasar. Untuk memperjelas perbedaan dari kedua nomina tersebut, kami akan memberikan beberapa contoh nya sebagai berikut ini :

  • Contoh dari nomina turunan : Jalanan, Perumahan
  • Contoh dari nomina dasarnya : Jalan, Rumah.
  • Imbuhan : – an, pe – an

Kata Kerja / Verba

Verba atau yang biasa di kenal dengan kata kerja merupakan bagian dari kelas kata yang mengutarakan sebuah pengalaman, tindakan, keberadaan, ataupun pengertian yang dinamis lainnya. Jenis dari kata ini biasanya menjadi sebuah predikat pada sebuah kalimat atau frasa. Verba sendiri terbagi menjadi 2 bagian, yaitu verba aktif, dan juga verba pasif. Berikut ini adalah penjelasan mengenai verba aktif dan juga pasif.

  • Verba Aktif

Verba aktif merupakan sebuah kata kerja atau kata benda yang  subjeknya mempunyai peran sebagai seorang pelaku atau seorang peran yang memberikan petunjuk serta menunjukkan sebuah tindakan / perbuatan. Contoh dari verba aktif yaitu seperti : ” Putra memelihara ikan gurame ”

  • Verba Pasif

Sendangkan verba pasif sendiri merupakan sebuah kata kerja atau verba yang subjeknya mempunyai peran sebagai hasil, sasaran tindakan, ataupun penderita. Contoh dari verba pasif ini yaitu seperti ” Film horror saat ini banyak di tontoh oleh masyarkat indonesia ”

5. Pronomina

Pronomina merupakan sebuah kata yang berfungsi untuk menggantikan suatu jenis kata berdasarkan pada frasa nomina atau nomina dari kata tersebut. Contoh dari kata pronomina ini yaitu adalah sebagai berikut :

  • Kata ganti tidak tentu contoh nya : Masing – masing, sesuatu, barang siapa, dan siapa.
  • Kata ganti penghubung contoh nya : Yang
  • Kata ganti pentunjuk contoh nya : itu, dan ini.
  • Kata ganti kepemilikan contoh nya : – nya, – mu, – ku
  • Kata ganti orang : Dia, ia, tuan, puan, nyonya, ibu, bapak, saudara.

6. Konjungsi

Konjungsi merupakan sebuah kata penghubung ataupun kata tugas yang memiliki fungsi untuk menghubungkan kedua buah paragraf, kalimat, ataupun klausa. Konjungsi ini biasanya sering digunakan sebagai sebuah kata dalam ulasan drama atau film. Pada umumnya konjungsi ini bentuknya seperti :

  • Konjungsi Antar Kalimat

Konjungsi antar kalimat merupakan sebuah konjungsi ataupun kata sambung yang berfungsi untuk menghubungkan antara kalimat satu dengan kalimat yang lainnya. Contoh dari konjungsi antar kalimat adalah sebagai berikut ini : Selanjutnya, Di samping itu, sebaliknya, dan masih banyak lagi.

  • Konjungsi Korelatif

Konjungsi korelatif merupakan sebuah kata sambung atau konjungsi yang memiliki fungsi yaitu menyambungkan dua buah kata, klausa ataupun frasa yang mempunyai status konjungsi yang setara. Contoh dari konjungsi korelatif adalah sebagai berikut ini : – baik, – bukan hanya, dan masih banyak lagi.

  • Konjungsi Subordinatif

Konjungsi subordinatif merupakan sebuah kalimat atau konjungsi yang memiliki fungsi yaitu sebagai penghubung anak kalimat dan juga induk kalimat atau juga menghubungkan sebuah bagian dari seuatu kalimat yang subordinatif. Contoh dari konjungsi subordinatif yaitu seperti berikut ini : – alin – alin, – meskipun, – agar, – jika, dan masih banyak lagi.

  • Konjungsi Koordinatif

Konjungsi koordinatif merupakan sebuah kata sambung atau konjungsi yang mempunyai fungsi yaitu sebagai penghubung antara dua klausa, frasa, kata ataupun kalimat yang memiliki makna yang sederajat. Contoh dari konjungsi koordinatif yaitu seperti berikut ini : – tetapi, – atau, – dan, serta masih banyak lagi.

7. Preposisi

Preposisi atau yang lebih di kenal dengan sebutan kata depan merupakan sebuah kata yang merangkaikan sebuah kata – kata ataupun bagian dari kalimat yang biasanya di lanjutkan oleh sebuah nomina ataupun pronomina. Contoh dari kata preposisi ini adalah sebagai berikut : bagi, tanpa, secara, dengan, dari pada, pada, dari, ke, di, dan masih banyak lagi.

8. Artikel

Artikel sendiri merupakan sebuah tugas yang berfungsi untuk membatasi makna dari sebuah kata kata ataupun makna dari sebuah nomina. Contoh nya adalah sebagai berikut ini : sang, si, dan masih banyak lagi.

9. Kalimat Simpleks Dan Kalimat Kompleks

  • Kalimat Simpleks

Kalimat simpleks merupakan sebuah kalimat yang mempunyai suatu verba yang merupakan verba utama. Contoh dari kalimat simpleks ini adalah sebagai berikut.

Contoh : ” Sinetron ikatan cinta sangat di gemari oleh berbagai kawula ”

  • Kalimat kompleks

Kalimat kompleks merupakan sebuah kalimat yang mempunyai dia verba utama ataupun lebih dari dua verba utama. Contoh dari kalimat kompleks adalah sebagai berikut.

Contoh : ” Sci – Fi merupakan sebuah jenis film imajinatif berisikan pengetahuan yang kemudian di kembangkan agar mendapatkan dasar dari sebuah alur pembuatan film yang menitikberatkan kepada suatu penumuan biologi ataupun penelitian ”

10. Menggunakan Ungkapan Perbandingan ( Perbedaan / persamaan )

Kaidah kebahasaan yang di miliki oleh teks ulasan ini juga berisikan ungkapan berisikan sebuah perbandingan baik itu persamaan ataupun perbedaan. Ccontoh nya adalah sebagai berikut ini :

Serupa dengan, seperti hal nya, seperti, dengan, berbeda dengan, demikian hal nya, sebagaimana, dari pada, dan masih banyak lagi.

11. Menggunakan Kata Kerja Relasional Dan Kata Kerja Material

  • Kata Kerja Material

Kata kerja material merupakan sebuah kata kerja yang seringkali digunakan untuk menunjukkan sebuah peristiwa ataupun perbuatan fisik. Contoh dari kata kerja material ini adalah sebagai berikut : Bertanya, memukul, melebur, menunggu, mendengarkan, bertepuk tangan, melamun, berbicara, membawa, meminum, memakan, dan masih banyak lagi.

  • Kata Kerja Relasional

Kata kerja relasional merupakan sebuah kata kerja yang seringkali di gunakan sebagai penghubung antar subjek dan juga pelengkap. Contoh kata kerja relasional ini adalah sebagai berikut :

a. Contoh kata kerja relasional sebagai sebuah kata bantu : ada, bisa, dapat, mau, akan, ingin , hendak , bisa, harap, boleh, mungkin, jadi, wajib, perlu, harus , pasti dan masih banyak lagi.

b. Contoh kata kerja relasional sebagai sebuah kata kopulatif : Yakni, yaitu, ialah, adalah, merupakan, menjadi, jadi, disebut, bernama, dan masih banyak lagi.

Jenis – Jenis Teks Ulasan

teks ulasan

kamu juga perlu mengetahui bahwa teks ulasan ini memiliki berbagai macam jenis, jika kamu penasaran mengenai jenis apa saja yang terdapat di dalam teks ulasan, kamu tidak perlu merasa khawatir lagi, karena berikut ini kami akan menjabarkan jenis – jenis yang terdapat di dalam teks ulasan. Yuk mari simak dan juga ikuti penjelasan nya di bawah ini :

  • Teks Ulasan Kritis

Teks ulasan kritis merupakan salah satu bagian dari teks ulasan yang berisikan ulasan atau resensi dari sebuah karya secara terperinci dengan berlandaskan kepada sebuah metode ataupun pendekatan dari ilmu pengetahuan tertentu. Teks ulasan jenis ini di tulis dengan kritis dan juga secara objektif bukan berlandaskan pada pandangan yang bersifat subjektif.

Contoh dari teks ulasan jenis ini yaitu seperti : Ulasan terhadap sebuah karya sastra dengan menggunakan pendekatan secara sosiologi

  • Teks Ulasan Deskriptif

Teks ulasan deskriptif merupakan salah satu jenis dari teks ulasan yang berisikan gambaran detail mengenai sebuah karya yang memuat tiap – tiap bagian yang terdapat di dalam karya tersebut. Teks ulasan jenis ini biasanya dilakukan kepada sebuah karya fiksi untuk memperoleh sebuah gambaran yang jelas mengenai kekuatan argumentatif, pentingnya informasi, dan juga manfaat yang di tuangkan kedalam karya tersebut.

  • Teks Ulasan Informatif

Teks ulasan informatif merupakan salah satu jenis dari teks ulasan yang berisikan gambaran umum, singkat, dan juga padat mengenai sebuah karya. Teks ulasan jenis ini tidak menyampaikan muatan dari sebuah karya secara menyeluruh,  akan tatapi hanya sekedar memaparkan sebuah bagian yang penting – penting nya saja, dan juga lebih condong kepada kelebihan serta kekurangan yang ada pada karya yang sedang di ulas

Contoh Teks Ulasan

teks ulasan

Seteleh kamu membaca ulasan di atas mengenai teks ulasan, di bawah ini kami akna memberikan beberapa contoh mengenai teks ulasan agar mudah untuk di pahami oleh para pembaca. Jika kamu penasaran dengan contoh dari teks ulasan tersebut, yuk mari simak beberapa contoh yang akan kami jabarkan pada ulasan berikut ini :

1. Teks Ulasan : Buku

  • Judul Buku : Pengantar teknik dan Manajemen industri
  • sampul : latar hitam, putih, dan hijau
  • Bahasa : Bahasa Indonesia
  • Lembar : 22 lembar prakata serta juga daftar isi + 404 lembar isi
  • Tahun terbit : 2006
  • Penerbit : Guna widya, Surabaya
  • Penulis : Sritomo Wignjosoebroto

Buku ini merupakan hasil karya sastra ilmiah yang di tulis oleh seorang dosen dari Prodi Teknik industri di salah satu perguruan tinggi negri di daerah surabaya ( ITS ). Beliau bernama Sritomo wignjosoebroto yang lahir pada tanggal 25 Oktober tahun 1946 di daerah solo. Banyak sekali jenis jabatan pernah ia raih sebagai seorang akademisi ahli di dalam bidang teknik industri dan manajemen industri.

Beliau juga di kenal aktif selaku anggota ataupun pengurus dari berbagai organisasi profesi ataupun sosial kemasyarakatan contoh nya seperti perkumpulan insinyur indonesia atau yang di kenal dengan sebutan PII, Kemudian beliau juga aktif di ikatan sarjana teknis industrian manajemen industri ( ISTMI ) dan masih banyak lagi.

  • Orientasi

Buku ini di buat oleh seorang dosen di prodi teknik industri perguruan tinggi negri yang terdapat di surabaya dengan nama instittut sepuluh november atau yang saat in lebih di kenal dengan sebutan ITS. Bapak dosen tersebut bernama Sritomo Wignjosoebroto yang lahir pada akhir tahun 1946 di sebuah kota di jawa timur. Beliau pernah menyandang berbagai jabatan sebagai seorang akademisi dalam bidang teknik industri dan juga manajemen industri.

Buku tersebut ditujukan kepada para mahasiswa maupun orang – orang yang mau mendalami problematika atau permasalahan – permasalahan di dalam lingkungan teknik industri atau yang biasa di sebut dengan industrial engineering ataupun manajemen industri / produksi ( Industrial management / production)

Buku pengantar ini sangatlah di butuhkan oleh para mahasiswa, terlebih saat ini indonesia tengah memasuki era pembangunan nasional. Saat ini tengah berlangsung banyak sekali di bidang industri yang memerlukan penguasaan mutlak dalam perkambangan teknologi industri saat ini akan di aplikasikan, baik yang berupa software ( perangkat lunak ) maupun hardware ( perangkat keras ).

Selain dari pada itu masih terdapat pula beberapa hal yang saat ini tidak kalah penting yaitu adalah penyiapan dari sumber daya manusia ( brainware / humanware ) yang sangat di perlukan untuk mengoprasikan berbagai hal di bidang ini, kemudian organoware ( organisasi kerja ) dan juga infoware ( informasi kerja ).

Karena pada dasarnya secanggih apapun teknologi yang saat ini dimiliki tidaklah ada artinya bila tidak di barengi dengan adanya kemampuan manajerial di bagian industri serta pengelolaan, pemanfaatan, perawatan, pengoptimalisasian, serta pengoprasian nya. Maka dari itu, buku ini memuat hal – hal penting mengenai beberapa bidang tersebut.

Buku ini sangatlah di perlukan oleh semua mahasiswa yang berada di jurusan teknik industri khususnya, Karena di dalam buku ini terdapat berbagai hal yang memuat mengenai mata kuliah yang saat ini tengah di ajarkan dan di rangkum sampai dengan menjadi sebuah buku yang lengkap.

Tafsiran isi

Buku ini yang memuat mengenai teknik dan manajemen industri terdiri dari beberapa macam mata kuliah dengan secara sederhana dan juga berisikan contoh – contoh serta pengaplikasian dalam setiap pembahasan yang terdapat di tiap – tiap bab nya. Setelah itu, di dalam nya ada juga tabel – tabel serta gambar yang akan mendukung penjelasan yang di sampai agar lebih mudah untuk di mengerti.

Terdapat pula berbagai skema serta alur pada tiap – tiap penjelasan yang rumit agar pembaca yang sulit memahami pembelajaran yang dan penjelasan yang panjang agar mudah untuk di pahami. Selain itu terdapat pula beberapa soal latihan pada bab – bab nya yang akan membuat mahasiswa menjadi mandiri dalam mengerjakan soal – soal tersebut.

Isi yang terdapat di dalam buku ini meliputi berbagai macam bidang yang terdapat di dalam lingkungan teknik industri yang lengkap di dalam nya. Mulai dari yang bersifat mendasar seperti ruang lingkup dan juga disiplin dalam teknik industri yang memuat mengenai sejarah disiplin sampai dengan pengembangan nya.

Teknik produksi yang mencakup berbagai macam proses dari produksi tentang segala macam prosesi mulai dari teknik dalam pembuatan produk, besaran biaya produksi, sampai dengan klasifikasi proses serta analisa dan juga metode yang di pilih pada lokasi pabrik industri.

Tata letak dari sebuah fasilitas yang terdapat dalam produksi sebuah pabrik memuat mengenai tata letak yang di landaskan dengan aliran produk, posisi tetap, proses, perencanaan tata cara dan juga pengukuran dari sebuah kinerja mengenai sistem ergonomi, analisa ekonomi, kompensasi finansial untuk dapat mengambil sebuah keputusan dalam prosesi produksi tentang siklus pengaliran uang sampai pengaruh nilai uang kepada waktu produksi.

Pengendalian reliabilitas produk dan pengendalian kualitas produk mengenai pengendalian dari kualitas sampai dengan mutu terpadu atau TQC. Dan yang terakhir mengenai perencanaan serta pengendalian mengenai produksi PCC, pengendalian persediaan sampai dengan perencanaan agregat. Pembahasan – pembahasan tersebut mencakup ruang disiplin dalam teknik industri.

Buku ini memiliki daya saing yang cukup tinggi bila di bandingkan dengan buku – buku serupa dalam hal substansial yang terdapat di dalam buku ini. Buku yang berjudul pengantar teknik dan manajemen industri in terfokus dalam merangkum segala macam bentuk disiplin teknik industri menjadi satu kesatuan yang ringkas.

Sedangkan buku – buku lainnya hanya membahas mengenai salah satu sektor yang terdapat di bagian disiplin teknik industri saja, sehingga terkesan kurang lengkap jika di bandingkan dengan buku ini.

Evaluasi

Detail dari isi buku ini sudah lumayan mendalam pada segi penyampaian dari materi – materi dalam setiap pembahasan yang terdapat di dalam buku tersebut. Dalam tiap – tiap materinya juga di sertai dengan berbagai contoh yang akan membuat pembaca lebih mudah dalam memahami isi dari pada buku ini.

Selain dari pada itu, buku ini juga menyertakan tabel, gambar, bahkan skema yang mencakup materi ataupun substansi yang menjadi bahasan di dalam nya. Sehingga pembaca akan lebih mudah untuk mendalami persoalan – persoalan yang ada di dalam lingkungan teknik industri.

Bagian – bagian yang terdapat di dalam buku ini sudah di susun berdasarkan masing – masing permasalahan yang di bahas, dengan penjelasan yang tidak terlalu rumit dan juga tidak terlalu singkat. Kesesuaian antara bab satu dengan bab yang lain nya tidak begitu terlihat dikarenakan penyambungan dari permasalahan yang terdapat di dalam bab satu dan bab lain nya yang menghasilkan transisi mulus, sehingga mudah untuk di pahami.

Materi yang di bawakan di dalam buku ini pun sudah sangat baik, dalam hal tata organisasi sampai dengan gagaasan yang di sampaikan sangat mudah untuk di pahami, terlebih dalam kondisi pandemi yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar secara mandiri.

Gaya penulisan dalam buku ini mengungkap dari pada kualitas buku ini yang telah di tulis dengan bahasa intelektual dan juga baku. Walaupun buku ini di tulis menggunakan gaya bahasa yang formal akan tetapi tidak menghilangkan kesan untuk mudah di pahami oleh para pembaca. Dari segi penulisan yang terdapat di dalam buku ini, saya tidak menemukan adanya kecacatan dalam penyampaian, artinya gaya bahasa yang di gunakan sudah cukup baik.

Buku ini yang berjudul buku pengantar teknik dan juga manajemen industri di harapkan dapat memberikan kontribusi yang besar dalam hal teoritis, karena di dalamnya memuat berbagai persoalan di bidang industri yang di kupas secara mendalam. Sedangkan kontribusi secara taktis masih dinilai kurang, karena di dalam nya tidak memuat mengenai langkah – langkah dalam pengaplikasian sebuah software.

Akan tetapi bukan berarti tidak adanya kontribusi praktis sama sekali. Kontribusi praktis yang terdapat di dalam buku ini menyerupai contoh – contoh permasalahan yang teradapat pada kehidupan sehari – hari dalam ruang lingkup industri. Jika kita mencoba membandingkan dengan buku – buku lainnya, saya rasa buku ini dapat lebih unggul di banding buku – buku lain yang serupa.

Rangkuman Evaluasi

Jika kita lihat berdasarkan keseluruhan yang terdapat di dalam buku ini, buku ini sangatlah menarik untuk di baca dan di pahami karena dengan banyak nya keunggulan dan juga kelengkapan yang terdapat di dalam buku ini dapat memberikan penawaran lebih kepada para pembaca. Isi dari buku ini membahas mengenai berbagai macam disiplin teknik industri misalnya seperti sejarah perkambangan sampai dengan perencanaan dan juga pengendalian produksi.

Saran yang kami berikan terhdap siapapun yang membaca buku ini, kami merekomendasikan agar lebih memahami isi – isi yang terkandung di dalam buku ini. Karena buku tersebut mempunyai substansial yang sangat bermanfaat dalam kehidupan industri sehari – hari.

Akhir Kata

Ulasan di atas merupakan pembahasan kami mengenai teks ulasan yang meliputi, pengertian teks ulasan, tujuan teks ulasan, ciri – ciri teks ulasan, dan masih banyak lagi. Kami sangat berterimakasih karena kamu telah membaca ulasan ini sampai dengan akhir, semoga ulasan ini dapat bermanfaat untuk menambah wawasan serta ilmu pengethauanmu. Terakhir, sampai jumpa di ulasan – ulasan kami selanjutnya.

Leave a Comment