Segmentasi Pasar: Pengertian, Jenis-jenis, Syarat, dan Manfaatnya

Untuk mempertahankan suatu produk baik itu barang atau jasa yang diproduksi, sebuah forum atau perusahaan wajib menggunakan segmentasi pasar. Hal ini juga dilakukan dengan tujuan agar kualitas dari produk tetap terjaga dengan target konsumen yang tepat.

Pelaksanaan dari segmentasi ini memerlukan beberapa proses dan tahapan yang wajib dilakukan satu persatu. Tujuan utamanya yakni untuk mencapai sasaran yang dikehendaki.

Untuk informasi secara lebih lanjut, terus simak beberapa hal yang akan dijelaskan di bawah ini.

Pengertian Segmentasi Pasar

Pengertian Segmentasi Pasar

Dalam pemasaran sebuah produk, segmentasi ini berarti pemetaan konsumen dengan memperhatikan karakteristik, kebutuhan, dan daya beli dalam kondisi pasar tertentu. Secara otomatis, konsumen akan melakukan pembelian untuk produk yang dirasa strategi pemasarannya paling menarik.

Pada umumnya, segmentasi ini dijadikan sebagai salah satu strategi perusahaan untuk membidik pasar atau target konsumen yang paling tepat. Apabila pemetaan ini telah dikuasai, maka perusahaan dapat membuat produk-produk yang memang konsumen butuhkan.

Kemudian untuk pengertian dari segmentasi pemasaran yang lain, yakni cara untuk mempersatukan semua konsumen atau target secara luas hingga menjadi lebih heterogen. Ini dilakukan dengan tujuan agar efektifitas pemasaran bisa ditingkatkan, dan sumber daya produksi bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Syarat Segmentasi Pasar

Dalam kegiatan pemasaran bisnis, kamu tidak bisa sembarangan dalam menjalankan strategi serta menentukan segmentasi konsumen. Dikarenakan terdapat beberapa syarat khusus yang perlu untuk dipenuhi lebih dulu oleh pebisnis, seperti berikut ini.

1. Harus Bisa Diukur

Harus Bisa Diukur

Syarat pertama dalam menentukan segmentasi pemasaran yaitu segmentasi tersebut harus bisa diukur. Ini juga termasuk dengan mengukur luas atau besar pasar dan juga daya beli yang potensial di dalam pasar itu.

Salah satu contoh hasil pengukuran dengan menggunakan segmentasi pemasaran seperti ketertarikan konsumen laki-laki terhadap barang-barang otomotif dibandingkan dengan perempuan. Pengukuran segmentasi ini akan memudahkan pebisnis dalam menentukan sasaran pelanggan.

2. Logis dan Bisa Dijalankan

Logis dan Bisa Dijalankan

Syarat yang berikutnya adalah pebisnis harus membuat segmentasi pemasaran sesuai dengan ide terbaiknya, namun pastikan ide tersebut dapat dijalankan. Hal ini berkaitan erat dengan rencana strategi yang digunakan dalam pembuatan segmentasi tersebut.

Apabila strategi yang dibuat tidak dapat dijalankan, maka pembuatan segmentasi ini tidak ada gunanya. Karena yang pasti tidak akan ada satupun produk yang bisa dijual bahkan dipasarkan, sekalipun karakteristik dari pelanggan sudah didapatkan.

3. Target Segmentasi yang Akan Dicapai

Target Segmentasi yang Akan Dicapai

Pada saat ingin membuat sebuah segmentasi pemasaran, pengusaha perlu menentukan poin-poin penting yang akan dijadikan sebagai target strategis terlebih dahulu. Pastikan bahwa target tersebut masih masuk akal agar dapat dicapai dengan menggunakan sistem segmentasi.

Target dari segmentasi pemasaran perusahaan sering juga disebut dengan pasar tertarget. Dengan inilah, maka akan muncul sebuah pemetaan pasar yang perlu untuk diprioritaskan, dan mana pasar yang tidak menjadi prioritas utama.

4. Pasar Heterogen dan Target Luas

Pasar Heterogen dan Target Luas

Segmentasi pemasaran ini memang wajib dilakukan, namun pengusaha juga harus memastikan bahwa pasar yang ditargetkan tetap luas. Karena jika target pasar yang dituju terlalu sempit, tentu saja peluang untuk mendapatkan konsumen akan menjadi lebih kecil.

Dari informasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa keuntungan penjualan produk sangat bergantung pada jangkauan pasar yang ditargetkan. Jika kamu ingin mendapat keuntungan besar, maka usahakan membuat segmentasi pemasaran dengan target yang luas.

Manfaat Segmentasi Pasar

Manfaat Segmentasi Pasar

Tujuan untuk diciptakannya segmentasi pemasaran ini, yakni mendapatkan lebih banyak penghasilan. Namun penghasilan tersebut tidak bisa datang begitu saja, melainkan datang melalui beberapa manfaat dari segmentasi pemasaran seperti berikut.

1. Membantu untuk Mengatur Produk

Manfaat yang pertama dari segmentasi pemasaran, yakni agar perusahaan bisa lebih mudah dalam mengatur produk. Produk tersebut diatur sehingga kualitasnya menjadi lebih baik, dan disukai oleh para pembeli.

2. Ide Pemasaran Menjadi Lebih Terarah

Dengan adanya segmentasi pemasaran ini, maka suatu perusahaan akan memiliki satu tujuan pasti. Nah, tujuan tersebutlah yang membuat pemasaran menjadi lebih terarah. Jadi produk itu tidak akan berada di tempat atau pasar yang tidak seharusnya.

3. Memudahkan dalam Mengatur Budget

Manfaat dari segmentasi pemasaran yang berikutnya adalah memudahkan perusahaan dalam pembuatan dan pengaturan budget agar lebih efektif dan efisien. Dengan ini, maka perusahaan bisa lebih mudah dalam menyusun dan menggunakan budget secara lebih teratur.

4. Membantu dalam Mendapatkan Pasar Segmentasi

Seperti yang tadi sudah dikatakan, bahwa segmentasi pasar adalah salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pemasaran produk. Jadi dengan ini, maka perusahaan bisa mengetahui dan membandingkan peluang dalam satu pasar.

5. Mendapatkan Posisi yang Menguntungkan

Selain itu, segmentasi pemasaran ini juga akan memberi pengusaha posisi yang menguntungkan pada pasar. Dalam hal ini, suatu produk yang segmentasinya jelas dan terarah, akan lebih mudah dikenal oleh para pembeli.

6. Meningkatkan Daya tarik Konsumen

Masih berhubungan dengan poin yang sebelumnya, dengan segmentasi ini perusahaan bisa mempertinggi daya tarik konsumen pada saat memasarkan produknya. Namun untuk melakukannya, perusahaan tetap harus melakukan survei di target pasar yang dituju terlebih dahulu.

Baca juga:

Jenis-jenis Segmentasi Pasar

Tidak hanya pelaku usaha kecil saja, namun segmentasi pemasaran ini juga dilakukan pelaku usaha besar. Dengan ini, maka kelas dari produk bisa ditingkatkan bersamaan dengan peningkatan penjualannya. Nah, berikut jenis-jenis dari segmentasi pemasaran.

1. Segmentasi Perilaku

Segmentasi Perilaku

Jenis segmentasi ini, akan membagi konsumen sesuai dengan loyalitas, pengetahuan, penggunaan, dan respons konsumen terhadap produk. Ketika hal ini dilakukan, maka nilai jual dari produk bisa meningkat dan peluang terjualnya produk semakin tinggi.

2. Segmentasi Psikografis

Segmentasi Psikografis

Jenis segmentasi ini akan membagikan konsumen berdasarkan pada hal yang disukai. Dengan istilah lain, segmentasi ini perlu dilakukan secara serius dalam dimensi psikologis, contohnya saja seperti ketertarikan dan hobi konsumen.

3. Segmentasi Demografis

Segmentasi Demografis

Jenis segmentasi ini, membagi para konsumen sesuai dengan ciri genetik seperti gender, usia, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan lain sebagainya. Bisa dibilang jika segmentasi ini relatif mudah dilakukan karena jumlah konsumen yang melakukan poly.

4. Segmentasi Geografis

Segmentasi Geografis

Jenis strategi akan membagi konsumen berdasarkan pada unit geografis yang berbeda seperti kota, provinsi, negara, dan lain sebagainya. Dengan ini, produsen bisa menggabungkan antara segmentasi geografis dan demografis menjadi satu.

5. Segmentasi Waktu Khusus

Segmentasi Waktu Khusus

Jenis segmentasi ini dilakukan dalam pelaksanaan pemasaran pada saat tertentu seperti bisnis fotografi, wedding organizer, dan lain-lain. Jadi dalam segmentasi ini, produk hanya akan dipasarkan pada saat-saat tertentu saja.

6. Segmentasi Budaya

Segmentasi Budaya

Jenis segmentasi yang terakhir adalah segmentasi budaya. Nah, setiap budaya tentunya memiliki agama masing-masing. Mengetahui agama yang ada di setiap budaya dan menggunakannya sebagai pendekatan pemasaran, ternyata bisa menarik lebih banyak minat dari para konsumen.

Baca juga: Marketing Plan

Mungkin hanya itu sedikit informasi mengenai segmentasi pasar yang bisa dijelaskan untuk saat ini. Pelajarilah beberapa hal tentang segmentasi di atas, agar proses pemasaran produk yang kamu miliki bisa berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan yang berarti.