Pengertian Tangga Nada Pentatonis

Pengertian Tangga Nada Pentatonis-Untuk menciptakan sebuah musik yang indah dan enak untuk didengarkan, tentunya kita membutuhkan perpaduan diantara tangga nada.Dalam sebuah musik tersendiri umumnya ada 2 jenis tangga nada yang populer atau sering digunakan. yaitu tangga nada pentatonis dan diatonis.

Tetapi kali ini saya akan membahas fokus pada tangga nada pentatonis saja. Sebelum kita lanjutkan kamu harus paham dulu definisi dari tangga nada itu tersendiri apa? Selengkapnya bisa anda simak seperti berikut.

Pengertian Tangga Nada

Tangga nada merupakan suatu nada yang telah disusun menggunakan konsep berjenjang dan berasal dari nada pokok, Dari mulai nada dasar sampai nada oktaf .

Bisa dikatakan tangga nada adalah sebuah susunan not – not musik yang berurutan dan tersusun. Contoh tangga nada, Do, Re, Mi, Fa, So, La, Si, Do.

Dan ada pula yang mengatakan bahwa tangga ada adalah susunan nada yang dirangkai menggunakan rumus interval dari sebuah nada tertentu.

Apa interval nada itu? jadi, interval nada adalah jarak antara nada 1 dengan nada yang lain. Dan jaraknya sendiri itu beragam ada yang 1/2, 1, dan 2. Kemudian jarak itu yang menentukan  sebuah variasi nada dan jenis tangga nada yang dihasilkan.

Berbedaan Tangga Nada Mayor Dan Minor

Ketika kamu membaca tangga nada, pasti kamu akan menemukan istilah mayor dan minor. Nah istilah tersebut merupakan penyebutan tangga nada yang berbeda pola intervalnya.

Nada Mayor intervalnya yaitu 1, 1, 1/2, 1, 1, 1, 1/2 jadi do, ke, re. Dan berjarak satu tingkat nada, kemudian re, ke, mi juga berjarak satu tingkat nada.

Lalu mi, ke, fa berjarak setengah dan sampai seterusnya pun begitu, urutan akan terulang setiap 7 nada. Dan nada yang ke 8 merupakan nada yang pertama yang diulang dengan menaikan tingkat oktaf yang lebih tinggi.

Pada nada yang dominan terdapat mayor biasanya menghasilkan suasana yang begitu bersemangat, positif, menyenangkan dan gembira. Musik yang dominan nada mayor biasanya  diawali dengan nada do.

Nada Minor jarak intervalnya agak sedikit berbeda yaitu 1, 1/2, 1, 1, 1/2, 1, 1, dan tentunya nada yang munculpun akan berbeda dengan nada mayor. Jadi, meski perbedaannya 1/2 saja, sensasi musik yang dihasilkan bisa sangat sangat berbeda.

Sedangkan pada musik yang dominan nada minor suasana yang dihasilkannya pun berbeda, mulai dari lesu, negatif, emosi dan tidak semangat. Biasanya musik yang dominan minor akan diawali nada la.

Dalam sebuah musik ada 2 jenis tangga nada yaitu diatonis dan pentatonis. Tetapi yang akan saya bahas kali ini adalah tangga nada pentatonis yang seperti sudah saya katakan diatas.

pengertian tangga nada pentatonis

Arti Pengertian Tangga Nada Pentatonis

Jenis tangga nada pentatonis ini memiliki karaktersitik tersendiri. Sebelum saya membahas lebih lanjut mengenai tangga nada pentatonis. Kamu harus mengetahui terlebih dahulu apa itu tangga nada pentatonis?

Tangga nada pentatonis yaitu sebuah tangga nada yang didalamnya terdiri dari 5 nada yang berbeda- beda, biasanya tangga nada ini umum digunakan.

Tangga nada ini adalah dasar dalam perkembangan musik di dunia, dalam 1 oktaf hanya terdiri dari 5 nada saja. Bisa digunakan untuk musik modern maupun tradisional.

Ternyata tangga nada pentatonis terbagi menjadi 2 jenis yaitu tangga nada pentatonis minor dan tangga nada pentatonis mayor.

Sebenarnya pentatonis ini sudah ada pada sejak zaman yunani kuno, pada saat itu pentatonis dimainkan untuk kithara yunani. Bukan hanya itu untuk menyempurnakan sebuah musik beberapa nyanyian Gregorian menggunakan tangga nada ini.

Bisa dibilang bahwa tangga nada yang paling populer adalah pentatonis, dan sering digunakan pada musik rock. pentatonis juga bisa digunakan pada alat musik tradisional gamelan.

Baca juga: Download Template PPT

Jenis Tangga Nada Pentatonis

Tangga nada pentatonis terbagi menjadi 2 jenis yaitu tangga nada pelog dan tangga nada slendro, biasanya kedua tangga nada ini digunakan untuk alat musik tradisional. Lalu dimana letak perbedaanya? yuk kita bahas bersama- sama ulasan dibawah ini.

Tangga Nada Pelog

Tangga nada pelog mempunyai karakteristik kesan penghormatan dan musiknya menenangkan, memiliki 5 nada primer yaitu, do, mi, fa, sol, dan si. Pelog mempunyai tangga nada yang perbedaannya jarak intervalnya cukup besar.

Contoh lagu-lagu daerah yang menggunakan nada pelog

  1.  Macepet cepetan berasal dari bali
  2.  Gundul gundul pacul berasal dari jawa tengah
  3.  Karatangan pahlawan berasal dari jawa barat
  4.  Pitik tukung berasal dari jawa tengah
  5. Ngusak asing berasal dari bali

Tangga Nada Slendro

Tangga nada slendro mempunyai karakteristik musiknya yang lincah dan membikin semangat. Tangga nada ini terdiri dari 5 nada primer yaitu, do, re, mi, sol, la. Slendro memiliki tangga nada yang jarak intervalnya relatif kecil.

Contoh lagu – lagu daerah yang menggunakan nada slendro

  1.  Lir ilir berasal dari jawa tengah
  2.  Cing cangkeling berasal dari jawa barat
  3.  Cublak cublak suweng berasal dari jawa tengah
  4.  Te kate dipanah berasal dari jawa tengah
  5.  Kerraban sape berasal dari jawa tengah

Baca juga: Apa Itu Podcast

Akhir Kata

Diatas tadi merupakan sedikit pengertian, jenis beserta contoh dari tangga nada. Semoga ulasan ini bisa menambah wawasan kamu yang ingin terus belajar mengenai musik. Kurang dan lebihnya saya mohon maaf, Cukup sekian dan terimakasih.