Cara Membuat Flowchart

Cara Membuat Flowchart – Istilah flowchart pasti sudah tidak asing lagi bagi kamu yang bergelut dalam dunia pemrograman.

Dalam hal ini flowchart merupakan diagram dalam alur proses pada sebuah program. Ketika kamu membangun program, flowchart menjadi bagian penting agar program tersebut mudah dipahami.

Bagan alur yang memiliki arti lain flowchart adalah diagram sebuah langkah-langkah atau keputusan untuk proses dalam mencapai suatu program. Biasanya, flowchart tersebut berbentuk diagram dengan hubungan garis atau arah panah.

Selain itu, ketika kamu menggunakan bagan alur untuk sebuah program prosesnya akan lebih jelas dan ringkas. Lalu bagaimana cara membuat flowchart tersebut?

Fungsi Flowchart

Sebelum mengulik lebih lanjut bagaimana cara membuat flowchart, yuk kita simak dulu beberapa penjelasan-penjelasan mengenai flowchart supaya kamu lebih mudah dalam mengeksekusinya.

1. Memberi gambaran atas berjalannya suatu program

Memberi gambaran atas berjalannya suatu program

Saat kita diharapkan dapat menjalani proses satu ke yang lain nya, maka flowchart merupakan jawaban atas harapan tersebut. Karena dengan adanya sebuah flowchart, gambaran yang akan kamu dapatkan di flowchart akan lebih jelas dan terperinci.

Simak juga: Cara Membuat Garis Tepi di Microsoft Word

2. Menyerdehanakan rangkaian prosedur

Menyerdehanakan rangkaian prosedur

Dalam hal ini, flowchart berfungsi sebagai diagram yang dapat menyederhanakan rangkaian prosedur agar dalam memahami informasi tersebut lebih mudah.

Jenis-jenis yang Ada Pada Flowchart

Masing-masing jenis flowchart tentunya memiliki karakteristik tersendiri dalam kegunaan penggunaannya, berikut uraian jenis-jenis dalam flowchart:

1. Flowchart sistem

Flowchart sistem

Melalui jenis flowchart yang satu ini, kita dapat melihat tahapan proses kerja secara menyeluruh. Tidak hanya itu, flowchart system juga dapat menguraikan urutan seluruh prosedur yang ada.

2. Flowchart skematik

Flowchart skematik

Merupakan jenis flowchart yang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan flowchart system, jenis flowchart ini dapat menampilkan alur prosedur pada sistem juga. Tetapi walaupun terdapat kesamaan, yang membedakan adalah penggunaan simbol dalam gambaran alurnya.

3. Flowchart proses

Flowchart proses

Flowchart proses adalah gambaran rekayasa industrial dengan lebih rinci, melalui analisis langkah-langkah suatu prosedur atau sistem.

4. Flowchart dokumen

Flowchart dokumen

Document flowchart atau flowchart dokumen disini biasa disebut juga dengan paperwork flowchart, yang memiliki fungsi untuk menelusuri alur form termasuk bagaimana laporan tersebut diproses, dicatat, dan disimpan.

5. Flowchart program

Flowchart program

Pada sebuah prosedur dari proses program, flowchart ini dapat dikatakan memiliki fungsi tersebut. Melalui jenis flowchart program dapat dijelaskan jika masih terbagi menjadi dua macam yaitu: flowchart logika program dan flowchart program computer.

Baca juga: Cara Membuat Google Form

Simbol yang Terdapat Pada Flowchart

Simbol yang Terdapat Pada Flowchart

Proses dalam pembuatan flowchart tentunya didukung beberapa komponen didalamnya, salah satunya dengan simbol yang memiliki fungsi dan jenisnya sendiri-sendiri. Ada simbol yang berfungsi untuk menunjukkan proses pada sebuah program, dan ada juga yang berfungsi untuk input dan output.

Dibawah ini adalah simbol-simbol yang terdapat pada flowchart antara lain:

  1. Preparation atau persiapan.
  2. Display.
  3. Predefine proses.
  4. Document.
  5. Manual operation.
  6. Input atau output.
  7. Flow.
  8. On-Page reference.
  9. Off-Page reference.
  10. Terminator.
  11. Process.
  12. Decision.

Cara Membuat Flowchart

Setelah mengenal fungsi, jenis, dan pemahaman flowchart kita akan langsung pada pokok inti topik yaitu cara membuat flowchart. Pada dasarnya, terdapat banyak program atau perangkat lunak yang dapat digunakan untuk membuat flowchart salah satunya dengan menggunakan Microsoft word.

1. Membuat Flowchart

Langkah-langkah yang perlu kamu persiapkan pertama kali dalam proses pembuatan flowchart adalah, menyiapkan atau membuat bentuk flowchart dengan menu Shapes dengan cara sebagai berikut:

  • Buka program Microsoft word pada laptop atau pc kamu.
  • Cari menu Insert pada Microsoft word tersebut, lalu klik untuk melanjutkan.
  • Pilih menu Shapes.

Pilih menu Shapes.

  • Setelah memilih menu Shapes, kamu bisa langsung klik pada kotak flowchart.
  • Dari kotak flowchart, pilih salah satu dan langsung aplikasikan saja di layar dengan cara klik lalu seret ke kanan agar flowchart bisa terbentuk.

Selanjutnya, sisipkan drawing canvas atau  media pada gambar dengan tujuan untuk membantu kamu dalam membuat flowchart. Hal ini perlu dilakukan agar lebih mudah mengatur ukuran bagan yang dibuat.

Simak juga: Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Word

2. Menambah Background

Dalam proses pembuatan flowchart kamu juga diberikan fasilitas untuk menambah background supaya lebih menarik, lho. Prosesnya juga cukup mudah dengan cara:

  • Klik insert.
  • Pilih menu Shapes
  • Klik New drawing canvas.

Klik New drawing canvas.

3. Menyisipkan Teks

Proses selanjutnya yang dapat kamu praktikkan yaitu menyisipkan teks pada flowchart dengan cara:

  • Klik tab Insert yang ada pada Microsoft word.
  • Kemudian pilih Shapes.
  • Pilih salah satu flowchart yang kamu butuhkan.

Pilih salah satu flowchart yang kamu butuhkan.

  • Masukkan ke drawing canvas klik lalu seret ke kanan.
  • Sisipkan teks pada symbol flowchart. Jika kamu pengguna Microsoft word 2007, klik kanan lalu klik Add text. Tetapi jika kamu pengguna Microsoft word 2010, langsung ketik teks saja sesuai yang kamu inginkan.

4. Membuat Garis Konektor

Setelah menyisipkan teks pada flowchart, yang kamu perlu lakukan adalah membuat garis alur atau konektor. Caranya mudah, coba amati dan mulai praktekkan cara-cara di bawah ini ya:

  • Klik Insert, lalu Shapes, dan klik Lines.
  • Setelah itu akan muncul garis lurus, panah, dan lain-lain yang bisa kamu buat.

Setelah itu akan muncul garis lurus, panah, dan lain-lain yang bisa kamu buat.

  • Garis yang sudah kamu buat tidak akan terpisah dari flowchart meskipun sudah dipindah, hal ini dikarenakan yang digunakan adalah drawing canvas.

Sedangkan untuk mengubah bentuk garis alirnya kamu bisa melakukan dengan cara klik kanan pada garis alir atau panah, setelah itu pilih Connector Types, dan kamu bisa mulai memilih garis mana saja yang ingin diubah bentuknya.

Simak juga: Cara Membuat Website Phising

5. Membuat Tabel Pada Flowchart

Tahap selanjutnya untuk membuat flowchart adalah membuat tabel. Garis alir yang terdapat pada flowchart pasti memiliki arti sendiri-sendiri, disinilah kamu diperlukan untuk menyiapkan tabel agar lebih mudah dalam mengetahui setiap keterangan pada garis alir dengan cara sebagai berikut:

  • Klik Insert
  • Pilih menu Shapes
  • Lalu tulis label pada tabel yang telah kamu buat.

Lalu tulis label pada tabel yang telah kamu buat.

Langsung lanjut pada proses selanjutnya yaitu mensejajarkan flowchart yang telah kamu buat. Ketika membuat flowchart, kamu akan menemukan tahap di mana saat harus mensejajarkan posisi.

Prosesnya juga tidak sulit jika kamu mengikuti tahap berikut dalam mensejajarkan flowchart nya yaitu klik view, pilih Show lalu Gridlines dengan cara tersebut kamu sudah bisa mensejajarkan flowchart sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.

6. Menggunakan Format Desain yang Sudah Ada

Jika sudah melakukan semua tahap dan proses diatas, siapkan format desain pada flowchart agar terlihat lebih menarik dan juga tidak membosankan bagi pembaca dengan cara:

  • Klik tab Format.
  • Lalu klik Shape Styles.

Lalu klik Shape Styles.

  • Setelah itu kamu bisa memilih format mana yang kamu sukai.

Baca juga: Cara Membuat Link Google Drive

Ternyata cukup banyak dan menarik ya mengenai proses pembuatan flowchart ini, semoga kamu mendapatkan manfaat dari cara membuat flowchart yang bisa kamu terapkan setelah ini ya! Selamat mencoba.